Alasan Mengapa Pentingnya Blogging! (Manfaat Ngeblog)

By | November 20, 2016

blogging

Kenapa harus ngeblog? Apa sih manfaat Blogging? Apa pentingnya menulis di blog? Apa itu perlu? Ya, kurang lebih itu keyword yang akan muncul untuk mencari alasan relevan untuk melakukan kegiatan menulis di blog, atau kata populernya blogging, dan ngeblog. Malah mungkin ada yang menggunakan pertanyaan tersebut sebagai motivasi dan reverensi. Tapi betul ini benar terjadi. Penulis biasa menggunakan cara ini untuk meyakinkan diri untuk menulis. Terkadang keyakinkan bisa muncul hanya dengan cara persuasif –walaupun dalam kondisi ekstrim opsi yang manipulatif lebih memberi harapan— dan selalu berhasil. Ironis memang.

Saya tidak akan menjawab, kenapa tidak!? Dengan gayanya Agus Yudhoyono. Tidak pula menjawab coba jalani aja dulu, seperti jawaban mantan terdahulu saya ketika saya mengajak berpacaran. Tapi setidaknya jawaban singkat penulis alasannya karena menulis, menceritakan pengalaman hidup, beropini dan berbagi ilmu merupakan cara untuk menjadi abadi. Bisa dibilang begitu.

Terdengar remeh-temeh bukan? Ya, tapi coba untuk berfikir luas dan renungkan perubahan besar yang kelak akan merubah pandangan kalian setelah kalian ngeblog. Atau minimal setelah membaca ini. Dan berikut beberapa hal yang bisa dijadikan pembelajaran perlunya blogging.

 

Demi Eksistensi. Aku blogging, Maka aku ada. Sebuah ungkapan yang diutarakan Rene Descrates yang menggambarkan makna eksis kala itu adalah aku yang berfikir, maka aku ada. Pada masa yang belum mengenal globalisasi dan internetisasi, kita bukan apa-apa dan siapa-siapa. Berfikir pada jaman itu merupakan suatu tindakan konkrit, Jadi bagi kita yang tidak berfikir dan mengabadikannya kedalam tulisan di masa itu, maka sudah dapat dipastikan sejarah dapat melupakan kalian.

Beruntunglah paradigma eksis kini mengalami perluasan makna. Tak ayal mampu membuat kosakata baru dengan istilah narsis. Narsis sendiri merupakan perilaku memperlihatkan diri sendiri secara berlebihan. Kemudian pada akhirnya makna eksis menjadi keberadaan individu itu sendiri melalui aktivitasnya yang di bagikan ke internet, bukan lagi pemikirannya. Namun masih banyak juga diantara mereka yang masih memiliki pola pikir anti narsistik, hanya saja termodernisasi dengan ikut menggunakan wahana sosial media.

Jadi melalui kegiatan blogging lah dapat menjadi wadah timeline hidupmu. Mulai dari bercerita pengalaman yang gak menutup kemungkinan suatu saat dapat dijadikan pembelajaran bagi khalayak banyak.

 

Kredibilitas dan reliabilitas. Hal Sepele, tapi bisa diandalkan. Saya tertarik dan terilhami dengan garis waktu sejarah nusantara. Yaitu perjalan sejarah bangsa ini mengenai pedagang asing yang berdagang di Indonesia. Pertanyaan yang muncul adalah bagaimana bisa baik pedagang yang murni berdagang ataupun pedagang yang sebenarnya ekspatriat, datang dan kemudian memberikan pengaruh yang amat banyak bagi bangsa Indonesia kelak, mulai dari segi budaya, bahasa hingga agama yang notabenenya bersifat sakral dan sensitif. Bagaimana pula suku-suku dimasa monarki yang memiliki primordialisme yang kuat mampu menerima dan berbaur nantinya dengan bangsa asing dari arab, india, china, spanyol, portugis, inggris dan lain sebagainya?

Spekulasi terjawab karena adanya kredibilitas pedagang, yang mencakup integritas, kejujuran, ketulusan, jaminan, dan keterandalan. Ditambah peran opini publik yang memiliki power untuk menilai, dan pedagang akan mendapat kredit dari opini tersebut dengan tolak ukur dari reputasinya. Dalam dunia blogging (Blogosphere) pun memiliki korelasi yang sama. Adanya reputasi baik dan buruk mampu menjadi nilai. Reputasi baik didapat ketika berbagi ilmu, berbagi rekomendasi, kiat kiat, dan beberapa kontribusi lainnya. Reputasi buruk pun dapat melekat pada mereka yang selalu melakukan hate speech, spam, plagiarism, jualan tak kenal tempat dan waktu, dan tindakan lainnya yang kurang bermanfaat. Jadi dari sinilah blog berperan untuk membentuk kredibilitas si penulis.

Kemudian peran blog juga dapat berpengaruh kepada reilabilitas penulis. Reliabel berarti bisa dipercaya dan dapat diandalkan. Faktor ini penting dalam membangun pengaruh dan citra diri penulis sebagai seseorang passionate dan memiiki kapasitas pada bidang yang ditekuninya. Jika pengauh dan citra sudah didapat bisa dipastikan tulisan dapat dijadikan referensi dan bahan rujukan.

 

Blog sebagai CV 2.0. Layaknya resume real time. Blog mengenalkan siapa kamu, apa pengetahuanmu dan keahlian yang kamu kuasai. Blog mampu mengatakan kepada publik tentang apa yang anda lakukan, apa yang anda pahami dan kuasai. Blog juga memberikan gambaran siapa anda tanpa harus bertatap muka. Sudah menjadi keniscayaan kalau blog memiliki peranan sebagi personal branding. Bisa jadi, anda mendapatkan tawaran pekerjaan tanpa harus wawancara karena peran blog anda. Who knows.

Oke, bukankah social network pun juga mampu mewakili kalau cuma sekedar milestone tanpa harus blogging? Ya, akan tetapi betapa beruntungnya bagi kalian yang memaksimalkannya dengan platform blog ketimbang social network yang notabenenya sering digunakan hanya untuk ‘bemain’. Dengan melakukan blogging setidaknya pemikiran, gagasan ideologi, passion tertuang menjadi satu dalam satu wahana.­

 

Memperluas wawasan umum. Anda yang biasa Cuma aktualisasi di internet, akan dituntut untuk eksplorasi di internet. Kegiatan blogging menuntut untuk mempelajari hal baru. Bagi kalian yang biasanya melakukan sharing post di social media tentang apa yang terlintas dipikiran dan mood kala itu, akan berubah setelah blogging. Banyak hal baru yang akan Anda dapatkan dengan ngeblog. Karena kegiatan ngeblog membutuhkan keterampilan menulis dan keativitas dalam pengemasan artikel. Bukan saja menulis, anda sebagai chief executive dalam segala hal, dituntut untuk mampu menguasai ilmu mengenai cara membuat website, internet marketing, graphic design, web design, riset data, dan ilmu penunjangnya selain passion bidang yang digeluti. Mengasyikan bukan?

 

Memperluas jaringan dan relasi. Everything is connected, and connection is power. Sudah menjadi keniscayaan kalau manusia akan selalu mencari manusia lainnya yang memiliki ketertarikan yang sama. Adanya interaksi dari kesamaan tersebut akan meninggalkan jejak dan kesan baik dan membuka peluang untuk sailng berhubungan. Manfaat dari memiliki hubungan relasi yang luas adalah bertambahnya koneksi dan jaringan guna dalam menjalankan dunia usaha. Dengan terbangunnya jaringan, terbentuknya relasi dan bertambahnya pertemanan, orang akan menaruh kepercayaan dan rasa hormat lebih kepada anda. Dari situlah reputasi juga terbentuk.

 

Blog strengthen your mind and creativity. an exploration that does not kill us makes us stronger. Blog bisa dikatakan ideal untuk blog menjadi sarana untuk mengasah keterampilan menulis dan mengembangkan cara pandang. Dikatakan ideal selain kegiatan menulis dan mempublikasikan, yaitu peranan ruang publik yang mampu menciptakan iklim diskusi, berkomentar, menimpali, bahkan mengulas atas tulisan kita. Dari sinilah anda akan menemukan orang yang mememiliki sudut padang yang berbeda dalam mengatasi persoalan. —tapi maaf kalau sebelumnya merubah kutipan Nietzsche hehe—

Dengan mengenal banyak pribadi lain, cara pandang akan menjadi lebih terbuka dan mengetahui akan adanya peluang dan kesempatan baru. Kenyataannya, ketika anda memiliki sudut pandang yang luas dalam bereksplorasi, kita tidak akan pernah tau peluang di masa yang akan datang yang sesuai dengan momentum (sebagai contoh file sharing services Napster, yang mampu meninggalkan jejak yang besar pada dunia Internet, dan dikenal sebagai program revolusioner yang banyak ditiru hingga sekarang).

Sarana komersialisasi. Karena pada dasarnya segala hal memiliki nilai jual. Ya, sudah menjadi sifat alami manusia kalau hukum jual-beli lebih berpengaruh ketimbang hukum aksi-reaksinya Newton. Dalam negosiasi diperlukannya daya tawar untuk mendominasi, dalam dunia pekerjaan pula dibutuhkan bargaining, hingga kebijakan politik pun sarat akan kemampuan daya jual dan beli. Oleh karenanya lah nilai jual berdampak terhadap semua aspek kehidupan manusia, yang membuat individu itu berlomba-lomba dalam meningkatkan bargaining.

Dari itulah saya berpikir kalau dengan artikel marketing dapat memiliki nilai jual pula. Dalam dunia blogging, faktor penentu dari traffic blog adalah konten artikel. Namun kembali lagi kepada anda sebagai pemilik blog, yang menginginkan blog berperan untuk meningkatkan bargaining, yang dalam arti sebagai sarana ‘jual diri’ dan show-off, atau menginginkan untuk sesuatu yang profitable. That’s your choice.

Bagi kalian yang menginginkan blog berguna untuk sarana yang profitable, anda akan dikenalkan dengan istilah Direct income – yang mana blog itu memang money machine untuk anda. Faktor penentunya adalah konten yang mengikuti tuntutan pasar, tingkat kunjungan visitor yang tinggi, dan persentase pasar berdasarkan specific entity yang luas. Maka dari itu monetisasi blog anda. Bisa dengan menjual spot banner untuk iklan, buat review tentang produk yang diafiliasikan atau endorsement, dan kerjasama dengan pihak jasa ketiga untuk pay-per-click, pay-per-post, maupun paid-to-review.

Lalu bagi blogger yang menginginkan untuk meningkatkan bargaining, sarana show-off dan ingin menjadi influencer, kalian akan mengenal istilah Indirect income – yaitu blog anda gunakan sebagai media promosi untuk menjual bisnis anda dan diri anda. Visitor datang ke blog, terkesima dengan ide, gagasan, cara pandang maupun ideologi diri anda dan portofolio anda, dan mereka menghubungi kalian untuk kesepakatan bisnis selanjutnya. Sebagai contoh dengan menjadi MC, moderator, motivator, konsultan, narasumber di event kopdar, menjadi pengamat hingga public speaker kuliah umum.

 

 

Jika anda sepakat dengan hal-hal yang ada ditulisan ini, ada beberapa hal yang bisa dilakukan selanjutnya. Pertama, Mulailah membuat website sendiri dan mulai berkomitmen untuk rajin menulis. Untuk masalah ketertarikan dan konten itu cara anda, sila kembangkan sendiri. Kedua, beroganisasilah! Baik dengan membangun komunitas baru maupun bergabung dengan komunitas yang sudah ada yang sesuai dengan passion anda. Percayalah, kalian akan menjadi orang yang lebih begairah setelahnya, lalu kalian akan menjadi lebih keren karena bisa mengkordinir masa dan memanajerial sesuatu, dan kalian akan menjadi paling mulia karena merasakan langsung menjadi bemanfaat bagi sekitar kalian. Ketiga, yang paling mudah diantara semuanya, sila sebar tulisan ini!

21 thoughts on “Alasan Mengapa Pentingnya Blogging! (Manfaat Ngeblog)

  1. Ofan Wiaya

    Mantep mas aldi, ga kepikiran sampe sejauh itu
    Sayang blog cuma ala kadarnya 🙁

    Reply
    1. Aldiano Hadi Post author

      yang penting konsisten nulis sih sebenernya, nanti bakal sekalian belajar seiring waktu berjalan
      jangan kaya saya, yg banyak malesnya 🙂

      Reply
  2. Moch Choyrul Anam

    Sumpah enak banget gan ngeblog itu selain bisa nambah uang saku aku.
    Entah sejak 3 tahun yang lalu terjun di dunia blog, koneksi dengan warga di internet semakin banyak, tidak hanya itu kemampuan dalam menulis juga ikut berkembang hehehehe.

    Salam kenal mas

    Reply
    1. Aldiano Hadi Post author

      Yoi bener banget…
      Tetep konsisten kuncinya, soalnya dulu malah nyesel punya microblog yg trafficnya tinggi banget dari 2009an malah saya tinggalin hehe

      Iya salam kenal juga ya

      Reply
  3. Hilman

    iya gan.. yg penting adalaj konsistensi..
    ane nyesel 3 tahun enggak ngeblog gara2 sibuk kerja. padahal enggak bisa dijadikan alasan untuk berhenti ngeblog. skrng saya udah mulai ngeblog lagi.. kalau dulu ngeblog tanpa tujuan yg jelas. skrng saya berusaha biar bisa ngasilin pemasukan lwt adsense google.

    kalau berkenan mampir ke blog ane ya gan.. masih baru..

    Reply
  4. doni nurdiansyah

    Bagi saya, ngeblog itu tentang bagaimana kita memberi. Karena dengan banyak memberi, insyaallah nanti pasti ada waktunya kita menerima. Semangat blogging gan.

    Reply
  5. Astin Astanti

    Aku setuju sekali Mas, Menulislah dan rajin-rajinlah untuk menulis, maka kemampuan akan meningkat dan wawasan akan bertmbah. Aku sudah lama enggak blogging dan mule memberanikan diri untuk mengatur waktuku kembali. Blogging itu menyenangkan, Mas.

    Reply
  6. Fanny f nila

    Aku sih nulis blog krn aku pelupa mas :D. Blog lah jd tempat aku menuliskan semua negara2 yg prnh aku datangin, kuliner2 yg pernah aku icip, ato tempat wisata yg seru. Kalo ga ditulis, aku bakal lupa, dan kalo misalnya mau dtg lg kesana, jd blank deh. Dgn nulis, itu semua ttp terekam. Kalopun ada org lain yg juga suka dengen apa yg aku tulis, aku anggab itu bonus 🙂

    Reply
    1. Aldiano Hadi Post author

      Hahaha iya mbak fanny, kadang blog juga bagian dari jurnal hidup. Btw aku udah cek blognya mbak, inspiring banget, keep blogging ya! saya pengunjung tetapnya mbak fanny soalnya 😀

      Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *